Kamis, 15 April 2010
City of Bones (Mortal Instrument)
Pertama baca langsung imajinasi ku melayang menyelami buku dan larut dalam cerita yang terus memberikan 'ketegangan' yang mallllleeeesss banget buat udahan.
Berawal dari kesaksian Clary Fray atas pembunuhan yang terjadi di Pademonium, menghilangnya sang Ibu, berlanjut pada pertempurannya dengan seekor binatang melata yang sangat besar yang siap menyatapnya dalam rumahnya sendiri, pertemuannya dengan para 'nephilim', penglihatannya atas mahluk-mahluk tak kasat mata, institut, pertemuannya dengan 'saudara hening' yang ingin membongkar rahasia di balik pikiran clary sehingga perjalanannya dalam kota tulang, sungguh menegangkan !
Cerita terus berlanjut pada pencarian seorang bernama 'Magnus bane' yang memasang penghalang pada pikiran Clary, menyeretnya pada pesta yang dipenuhi oleh mahluk-mahluk dalam dongeng seperti warlock, vampire, hingga perubahan sahabatnya menjadi seekor tikus dan memaksanya untuk bergumul dengan para vampire, dan manusia serigala....
Dibumbui dengan kisah cinta yang mengalir begitu saja, indah, namun menyakitkan ketika teka teki puzzle mulai tersusun mendekati akhir buku.
Wow.....what a great story.....if u like fiction, you must read it.
Selasa, 16 Maret 2010
Resep Dasar Cupcake
Dah beberapa hari yang lalu beli cetakan muffin, pengennya siy bikinin anak-anak kue, biar gak jajan diluar, tapi.....halah muales buanget yak, browsing-browsing resep yang simple, ketemu diblognya Mbak Rina yang aku tau namanya di milis belajar masakan dan beberapa milis lainnya (tetep berhubungan ama masak memasak). Thanks a lot ya bu, eke dah bisa bikin cupcake, suksesssssss.
Bahan :
150 gr margarin (boleh juga pakai butter )
150 gr gula kastor (berhubung gak ada jadi gula pasir aku blender)
175 gr terigu (tadi pake kunci biru, kemarin pake segitiga biru)
1 sdt BP (baking powder)
3 butir telur
1 sdt essens vanili
Cara membuat :
- Panaskan oven, siapkan cetakan muffin isi 12, beri kertas cup.
- Masukkan semua bahan itu ke dalam kom mikser
- Kocok dengan kecepatan sedang (speed 6 di KA) selama 5 menit (aslinya sih 2 menit tp krn aku gak yakin jadi aku tambahin waktu ngocoknya).
- Setelah itu masukkan ke cetakan muffin yg sudah diberi kertas cup. Adonan ini kental sekali jadi untuk menuangkan ke paper cup pakai sendok aja.
- Panggang dengan suhu 180 derajat selama 18-20 menit.
Sabtu, 13 Maret 2010
Cupcake Pisang Keju
Baru beli cetakan muffin kemaren, pengen nyobain bikin muffin, tapi....kok ya ribet, browsing2, dapet neh resep cupcake yang simple, coba yuuuuukkkk.....
Bahan:
- 150 gram margarin
- 75 gram gula palem
- 100 gram pisang ambon, haluskan
- 3 butir telur
- 200 gram tepung terigu protein sedang
- ½ sdt baking powder
- 20 gram keju cheddar parut untuk taburan
Cara Membuat:
- Kocok margarin dan gula palem 7 menit sampai lembut. Masukkan pisang ambon. Kocok Rata.
- Tambahkan telur satu per satu bergantian dengan sebagian tepung terigu sambil diayak dan dikocok rata.
- Masukkan sisa tepung terigu dan baking powder sambil diayak dan dikocok rata.
- Tuang di cup kertas. Tabur keju cheddar parut. Oven 25 menit dengan suhu 180 derajat Celsius.
BIG OOM Bekasi
Yang hadir hm......lumayan buanyak 2 ribu orang qeqeqe...ngarang.com, tapi bener kok yang dateng ada kurleb 300 orangan lah.
Sesi acara dimulai oleh Duo Dynamic, ada branch manager Rawamangun, trus Managing Director Indonesia Mr. Ted Boman (ha..ha..ketemu juga langsung sama yang punya oriflame di Indonesia), Mr. Andreas (siape ye lupe, padahal sering dateng ke acaranya dbistro, sorry sir qeqeqe piss), and....of course my great great great grand Mrs. Nadia Meutia, alias Jeng Nad, gave her speech how to be a diamond, (wew that may big dream) yup motonya Maret emang dare to dream.
Gak kalah penting siy demo make upnya, memberi pencerahan gimana cara dandan yang baik, jadi ngerti step-step base make up, cara pake conclear, de el el
Hm....., yang gak dateng rugilah dirimu :)
Tapi.......kata eke siy yang paling TOP BGT acaranya dbistro lah.......hm...kapan yah ay bisa menghadiri dbistro, 2 x absen neeeh.
Well c u next
Kamis, 25 Februari 2010
Talam Singkong
Talam Singkong
Bahan lapisan singkong:
750 gram singkong parut
2 sdm agar-agar putih
225 gram gula merah, sisir
2 sdm santan kental
Bahan lapisan putih:
200 cc santan kental
50 gr tepung beras
1 sdt garam
Cara membuat:
- Campur singkong parut, agar-agar, gula merah dan santan. Lalu tuang ke dalam cetakan kue mangkuk yang telah diolesi minyak. Kukus selama 15 menit.
- Campur semua bahan lapisan putih, lalu tuang di atas lapisan singkong. Kukus selama 15 menit.
- Setelah dingin, kue bisa dikeluarkan dan dihidangkan.
Untuk 20 buah
Sumber: Resep Unggulan Nova (gambar dan resep)
Sabtu, 06 Februari 2010
An Objective point of view of MLM Biz
Mulai baca, makin lama makin penasaran, akhirnya...tada...semangatnya terisi kembali, wah....rasa nyesel kemaren gak ikutan dbistro acara bulanannya dbcn buat recharge sedikit terobati. Well, ini artikelnya yuk simak deh baik-baiknya...
--------------------------------------------------------------------------------------------
Aslinya dari tanya jawab di rubrik tabloid Nova, trus dipost di milis dbcn oleh Eliz....
ma acih ya jeng Eliz ;-)
nice point of view dari kacamata seorang Safir Senduk yg 'setau saya' bukan pelaku
bisnis jarigan, jadi iA obyektif gitu ;-)
mudah2an kalau udah baca ini jadi pada gak antipati pada bisnis jaringan ya...
karena insyaAllah bisnis jaringan (yang legal dan dijalankan dengan benar)
jangan antipati juga karena terkecoh dgn oknum yang menyatakan dirinya pelaku
bisnis jaringan padahal sebenarnya money game
selamat membaca santai yaaa ;-)
=========
Pak Safir yang terhormat,
Saya seorang ibu rumah tangga. Saya baru saja membaca tulisan Bapak tentang
bisnis jaringan pemasaran, dan saya sangat tertarik sekali membacanya. Tapi kok,
saya sering melihat ada banyak teman saya gagal menjalankan bisnis seperti itu.
Saya juga berpikir, apakah saya bisa menjalankan bisnis seperti itu? Bisnisnya
sih menarik, tapi ini lho, waktunya. Sebagai ibu rumah tangga yang punya dua
anak yang masih kecil, apa saya bisa menjalankan bisnis seperti yang Bapak
ceritakan?
Terus ada satu lagi. Ketika saya menunjukkan artikel Bapak kepada suami saya,
dia mengatakan bahwa bisnis seperti itu bagus, tapi bisnis itu hanya biasa
dijalankan oleh orang-orang dari kalangan ekonomi tertentu saja. Mungkin karena
suami saya merasa bahwa dia sudah berkecukupan barangkali ya? Saya sendiri cukup
tersinggung mendengarnya. Memang sih, sampai saat ini kami sekeluarga hidup
berkecukupan. Tapi apa salahnya kami menjalankan bisnis itu? Sepanjang itu halal
enggak apa-apa kan Pak Safir?
Mohon tanggapannya dan terima kasih banyak. Mudah-mudahan Pak Safir bisa terus
memberikan informasi tentang bisnis-bisnis seperti ini sehingga orang seperti
saya bisa semakin terbuka pikirannya tentang adanya peluang-peluang untuk bisa
mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
N di Jakarta
JAWABAN :
Ibu N di Jakarta,
Senang sekali saya bisa mendapatkan surat dari Anda. Sebetulnya, kalau bicara
apakah bisnis jaringan pemasaran itu bagus atau tidak, jawabannya jelas, bisnis
itu bagus sekali. Bagus dalam arti bahwa potensi penghasilannya bisa sangat
tidak terbatas, sampai bagus dalam arti bahwa bisnis tersebut bisa membantu
mengubah sikap dan kepribadian seseorang menjadi lebih baik.
Namun demikian, walaupun banyak orang sudah tahu bahwa bisnis seperti itu bagus,
masih saja ada mitos-mitos hal yang menghambat mereka untuk menekuninya. Di
bawah ini saya akan menjelaskan beberapa di antaranya, dan bagaimana tanggapan
saya terhadap keberatan-keberatan tersebut.
1. Banyak orang yang tidak berhasil dalam bisnis ini
Betul. Banyak orang yang gagal dalam menjalankan bisnis ini, tapi hal ini juga
terjadi pada berbagai bidang bisnis lain. Buktinya, banyak juga kok orang yang
berhasil menjalankan bisnis jaringan pemasaran. Masuknya Anda dalam bisnis
jaringan pemasaran bukan berarti bahwa itu merupakan jaminan keberhasilan. Anda
hanya bisa berhasil dalam bisnis seperti ini kalau Anda bekerja. Masalahnya,
banyak orang yang masuk ke bisnis ini mengharapkan bahwa mereka bisa berhasil
tanpa perlu bekerja. Itu jelas mustahil.
Jadi, ketidakberhasilan juga terdapat di bisnis apa pun. Kalau Anda mau melihat
apakah ada orang yang sudah berhasil dalam menjalankan bisnis jaringan
pemasaran, ada banyak pertemuan atau acara-acara yang diadakan oleh para
kelompok distributor yang sudah berhasil yang bisa Anda hadiri. Di sana Anda
bisa melihat contoh dari orang-orang yang sudah berhasil.
2. Bisnisnya bagus, tapi bukan untuk orang seperti saya
Itu namanya gengsi. Biasanya ada dua macam hal yang menyebabkan orang merasa
gengsi dalam melihat peluang bisnis jaringan pemasaran. Gengsi yang pertama
adalah karena bisnis jaringan pemasaran melibatkan penjualan secara langsung
(direct selling), sehingga banyak orang merasa gengsi dalam menjual. Menjual
dianggap tidak lebih bergengsi dibanding membeli, karena bagi sebagian orang,
kegiatan menjual menunjukkan bahwa Anda tidak punya uang, sedangkan kegiatan
membeli dianggap jauh lebih bergengsi karena membeli menunjukkan bahwa Anda
punya uang.
Boleh-boleh saja kalau seseorang merasa gengsi melakukan kegiatan menjual dan
lebih suka membeli saja. Tapi apa yang terjadi kalau Anda terus menerus membeli?
Lama-lama uang Anda habis kan? Jadi, seseorang harus menjual untuk bisa
mendapatkan sesuatu agar kelak dia bisa terus hidup dan membiayai
pengeluaran-pengeluarannya
Perlu diingat, semua orang hidup dari menjual sesuatu. Seorang dokter menjual
jasa kedokteran kepada pasiennya. Seorang karyawan menjual keahliannya kepada
perusahaan tempat dia bekerja. Malah pernah ada pepatah yang mengatakan bahwa
pada prinsipnya hanya ada dua profesi di dunia ini, yaitu penjual dan pembeli.
Penjual menjual sesuatu dan mendapatkan kompensasi berupa uang, sedangkan
pembeli mengeluarkan uang untuk mendapatkan sesuatu. Anda pilih yang mana?
3. Saya sibuk dan tidak punya waktu
Kalau Anda datang ke acara-acara yang diadakan oleh para distributor dari
perusahaan jaringan pemasaran, Anda bisa melihat bahwa kebanyakan dari mereka
adalah orang-orang yang juga bekerja di tempat lain dan sangat sibuk. Beberapa
di antara mereka malah memiliki jabatan yang cukup baik di perusahaan tempat
mereka bekerja. Ada yang manajer, ada yang direktur, ada profesional, dan banyak
lagi. Kebanyakan di antara mereka memang menjalankan bisnis ini secara part time
atau sambilan, tetapi dengan kadar keseriusan yang sama seperti kalau mereka
bekerja di kantor mereka.
Saya seringi melihat bahwa orang yang mengatakan bahwa mereka sibuk, sebetulnya
mereka bukannya sibuk, tapi tidak bisa mengatur waktu dengan baik dan tidak
melakukan prioritas kegiatan secara benar. Kalau Anda menganggap bisnis jaringan
pemasaran adalah bisnis yang bagus, bahkan bisa memberikan semacam royalti
kepada anak cucu Anda, maka Anda pasti akan memprioritaskan waktu Anda untuk
bisa menjalankannya, walaupun dengan waktu yang sedikit tiap harinya.
Jadi, tidak ada orang yang terlalu sibuk untuk tidak menjalankan bisnis ini.
Yang ada adalah orang yang tidak bisa memprioritaskan waktu kerjanya dengan
baik.
4. Ini bisnis piramid, yang masuk duluan pasti penghasilannya lebih besar
daripada yang masuk belakangan.
Berdasarkan pengamatan saya, ini bukan bisnis piramid. Kalau Anda masuk di tahun
2010 misalnya, Anda punya kemungkinan berhasil yang sama besar kalau Anda masuk
sekarang. Banyak orang menjalankan bisnis ini baru dua tahun lalu sudah bisa
berhasil dan mendapatkan penghasilan yang cukup besar, padahal banyak yang belum
berhasil walaupun sudah masuk lebih dulu. Jadi, ini bukan bisnis piramid. Mau
lihat buktinya? Datang ke acara-acaranya.
5. Saya tidak berbakat menjual dan karena itu tidak bisa menjual
Seperti yang pernah saya tuliskan dalam nomor-nomor yang lalu, Anda tidak perlu
punya bakat dan keahlian dalam menjual untuk bisa menjalankan bisnis jaringan
pemasaran. Ini karena dalam bisnis jaringan pemasaran, Anda tidak disarankan
untuk fokus kepada kegiatan menjual, tetapi lebih kepada menjual sedikit, dan
membangun jaringan orang-orang yang juga menjual sedikit.
Sistem yang sudah berhasil bahkan menyarankan agar Anda melakukan presentasi
bisnis kepada orang-orang yang sudah Anda kenal, dan dari situ, bila mereka
tertarik, mereka akan bergabung dibawah pensponsoran Anda.
Bila mereka tidak tertarik, bisa Anda berikan Brosur Produk dan Daftar Harga
untuk selanjutnya Anda layani kebutuhan mereka setiap bulannya akan barang dan
jasa Anda. Di situlah Anda tidak perlu punya keahlian menjual. Bahkan kalau Anda
juga memakai produknya, Anda bisa dengan mudah menceritakan kelebihan produk
tersebut dan menjadi pemakai produk. Bukan berarti menambah pengeluaran, tapi
Anda hanya sekadar mengganti merk produk yang biasa Anda pakai di rumah.
Itu saja tanggapan saya Ibu N. Mudah-mudahan sukses selalu menyertai Anda.
Selamat menjalankan bisnis jaringan pemasaran.
Konsultan: Safir Senduk/Dok. NOVA
source :
http://pernakpernikbunda.blogspot.com/2009/11/objective-point-of-view-of-mlm-biz.html
Sabtu, 23 Januari 2010
Cangkir yang Cantik
Saat mereka mendekati cangkir itu, tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara , “Terima kasih untuk perhatiannya. Perlu diketahui bahwa aku dulunya tidak cantik. Sebelum menjadi cangkir yang dikagumi, aku hanyalah seonggok tanah liat yang tidak berguna. Namun suatu hari ada seorang perajin dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar.
Kemudian ia mulai memutar-mutar hingga aku merasa pusing. STOP! Stop! Aku berteriak, tetapi orang itu berkata, “Belum!” Lalu ia mulai menyodok dan meninjuku berulang-ulang. Stop! Stop! Teriakku lagi. Tapi orang itu masih saja meninjuku, tanpa menghiraukan teriakanku. Bahkan lebih buruk lagi ia memasukkan aku ke dalam perapian. PANAS! Panas! Teriakku dengan keras. Stop! Cukup! Teriakku lagi. Tapi orang ini berkata , “Belum!”.
Akhirnya ia mengangkatku dari perapian itu dan membiarkan aku sampai dingin. Aku pikir selesailah penderitaanku. Oh ternyata belum. Setelah dingin aku diberikan kepada seorang wanita muda dan ia mulai mewarnaiku. Asapnya begitu memualkan. Stop! Stop! Aku berteriak.
Wanita itu berkata “ BELUM !!” Lalu ia memberikan aku kepada seorang pria dan ia memasukkan aku ke perapian yang lebih panas dari sebelumnya! Tolong hentikan penyiksaan ini ! Sambil menangis, aku berteriak sekuat-kuatnya. Tapi orang ini tidak perduli dengan teriakanku. Ia terus membakarku. Setelah puas, ia menyiksaku kini aku dibiarkan dingin.
Setelah benar-benar dingin, seorang wanita cantik mengangkatku dan menempatkan aku dekat kaca. Aku melihat diriku. Aku terkejut sekali. Aku hampir tidak percaya karena di hadapanku berdiri sebuah cangkir yang begitu cantik. Semua kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala kulihat diriku.
Teman, seperti itulah Allah swt membentuk kita. Pada saat Allah swt membentuk kita, tidaklah menyenangkan, sakit, penuh penderitaan, dan banyak air mata. Tapi itulah cara mengubah kita agar menjadi cantik dan memancarkan kemuliaanNya.
Teman , anggaplah sebagai kebahagiaan apabila kamu jatuh ke dalam berbagai cobaan, sebab anda tahu bahwa ujian menghasilkan ketekunan. Dan biarkan ketekunan itu membuahkan hasil yang matang supaya Anda menjadi sempurna, utuh, dan tak kekurangan suatu apa pun.
Apabila anda sedang menghadapi UJIAN HIDUP, jangan kecil hati karena Allah sedang membentuk Anda. Bentukan-bentukan itu memang menyakitkan, tetapi setelah semua proses itu selesai, Anda akan melihat betapa cantiknya Allah membentuk Anda.
Bergembiralah … dan bersyukurlah , bahwa semua penderitaan dan kesulitan tidak akan melekat paten pada orang yang ditimpanya., tidak akan kekal bersama orang-orang yang terkena musibah itu. Bahkan sebaliknya, semakin berat musibah itu berarti semakin dekat musibah itu akan hilang, semakin dekat saat-saat akan terang, masa – masa indah dan menyenangkan dan kehidupan yang cerah dan ceria. Karena memang pertolongan Allah dan ihsan itu selalu datang di saat kesulitan dan ujian itu sedang berat-beratnya.
Subhannallaah walhamdulillaaahi wallaaahu Akbar…
Laa haula walla quwwata illaa bilahil aliyil adzim…..
source : http://www.facebook.com/album.php?page=1&aid=135332&id=542069529#/notes/satu-hari-satu-ayat-quran/cangkir-yang-cantik/245006584650